Rabu, 27 Mei 2020

The Fairy

The Fairy


kau tinggalkan wangi tubuhmu dan senyum purnama. 
seperti peri yang datang sekejapan saja, 
kau biarkan perasaanku pecah dalam bingkai jendela.


baru saja aku mulai hari-hari penuh inspirasi 
tapi sekarang seperti mengering sepeninggal mentari, 
dan rasa senang semalam bisa melihat mu pudar sepeninggal rembulan.


sebelum semua terguyur hujan dan tersapu angin waktu yang terus bergentayangan,
akan kutata rapi dalam dada gelap di ruang yang terlengang.
agar engkau bisa membaca setiap tulisan ku ini bila engkau datang.


tetapi bagaimana aku mengatakan padamu tentang sebentuk rasa yg mulai tercipta?

sebab aku tak tahu engkau maunya apa ?

mengapa engkau begitu gengsi dengan mempertaruhkan rasaku ?

mengapa kamu menyukai keadaan seperti ini ?


engkau seperti peri yang datang sekejapan saja, engkau tak adil terhadapku yang mulai merasa.


Rheo




Most Viewed